Cari di Blog Ini :

Tampilkan postingan dengan label Hutan Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hutan Wisata. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 November 2017

Mulai dari yang ada...(Membangun Hutan Wisata Kebesani : Bagian Kelima)

Pada awal kiprahnya, dengan semangat "one site one product"  KPH Ende telah bertekad mengembangkan satu potensi kawasan hutan sebagai lokasi wisata alam yang menjadi plihan wisata alam kedua setelah Taman Nasional Kelimutu. Pilihan lokasi ini jatuh pada kawasan Hutan Ampupu dan Hutan Alam yang bertebaran di desa Kebesani (Kecamatan Detukeli).

Aktivitas pembangunan hutan wisata ini praktis mulai dikerjakan sejak bulan Maret 2017. Walaupun dengan pendanaan yang belum ada, KPH Ende melaksanakan kegiatan pembersihan lokasi, penataan areal, dan pembangunan beberapa obyek/ wahana menggunakan swadana serta kreatifitas ASN KPH Ende sendiri.

Rabu, 07 Juni 2017

Destinasi Ekowisata Kedua Setelah Danau Kelimutu (Membangun Hutan Wisata Kajundara : Bagian Keempat)

Pembangunan Hutan Wisata Kajundara merupakan upaya mengembangkan destinasi ekowisata alternatif selain danau Kelimutu. Obyek wisata ini ditargetkan sebagai destinasi ekowisata kedua di Kabupaten Ende setelah Danau Kelimutu. Sebagaimana kita ketahui, bahwa Kelimutu merupakan daya tarik utama pengembangan wisata di Kabupaten Ende. Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPARNAS) Tahun 2010-2025, Kementerian Pariwisata telah menetapkan Kelimutu-Ende dan Sekitarnya sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Di Indonesia seluruhnya terdapat 88 KSPN. Di Provinsi NTT terdapat dua KSPN yakni KSPN Komodo-Labuhan Bajo dan Sekitarnya, serta KSPN Kelimutu-Ende dan Sekitarnya.

Senin, 15 Mei 2017

Belajar Dari Yogyakarta (Membangun Hutan Wisata Kajundara : Bagian Ketiga)

Bagaikan gayung bersambut.... ketika KPH Ende telah memastikan untuk fokus pada satu obyek yakni membangun hutan wisata Kajundara, sebuah surat Undangan diperoleh. Undangan bernomor : UN.13/BPHPVII-2/2017, bertanggal 20 April 2017 ini berasal dari Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah VII Denpasar. Isinya yakni mengundang perwakilan dari KPH Ende bersama KPHP se-wilayah Bali, NTT, dan NTB, untuk mengikuti Rapat Koordinasi KPHP dan Kunjungan Lapangan di Yogyakarta.

Jumat, 12 Mei 2017

Potensi Ekowisata Puncak Gunung Lepembusu (Membangun Hutan Wisata Kajundara : Bagian Kedua )


Sebagaimana telah diuraikan pada bagian pertama (Potensi Ekowisata Hutan Alam dan Hutan Ampupu, Emas Hijau Yang Belum Dipoles....), bahwa tegakan hutan Ampupu di Kajundara desa Kebesani diapit oleh dua gunung yakni gunung Keli Ndati dan Keli Lepembusu (bahasa lokal : Keli = gunung). Mengapa disebut Lepembusu?. Lepe berarti Pandangan yang bebas (tinggi dan tanpa halangan), dan Mbusu berarti menjulang atau menonjol. Itulah penyebutan masyarakat lokal bagi gunung tertinggi di Flores ini, yang kira-kira bermakna demikian : Pemandangan yang bebas dapat kita nikmati ketika berada di puncak yang menjulang tinggi ini.

Membangun Hutan Wisata Kajundara (Bagian Pertama)

Potensi Ekowisata Hutan Alam dan Hutan Ampupu (Eucalyptus sp.), Emas Hijau Yang Belum Dipoles.... 


Sebagai sebuah institusi yang baru dibentuk, KPH Ende disibukan dengan berbagai aktivitas. Dimulai dari pembenahan administrasi umum, surat menyurat, keuangan, kepegawaian, dan juga perencanaan. Dengan personil yang terbatas (31 orang), KPH Ende mencoba eksis dengan segala tugas yang diembannya.

Di sisi perencanaan, tahap pertama yang dilakukan adalah menyusun Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) untuk selama 10 tahun (2017-2026). Setelah itu dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Pendek (RPHJp) untuk setiap tahun, sesuai Peraturan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) Nomor : P.7/PHPL/Set/3/2016, tentang Pedoman Penyusunan, Penilaian, Pengesahan dan Pelaporan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Pendek Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

wisdom for today..

wisdom for today..

Translate