Cari di Blog Ini :

Tampilkan postingan dengan label Kajundara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajundara. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Juli 2017

Verifikasi Data Kelompok Tani Peserta Pengembangan Agroforestry Kemitraan di Desa Kebesani

Salah satu program yang dilaksanakan oleh KPH Ende adalah Peningkatan akses masyarakat dalam memanfaatkan kawasan hutan. Wujud dari program ini antara lain dilaksanakannya kegiatan Pengembangan Agroforestry.  Di tahun 2017 ini KPH Ende melaksanakan pembangunan agroforestry seluas 5 hektar. Lokasi kegiatan ini di Detu Pau Ria, dalam kelompok hutan Kemang Boleng (RTK. 122) dalam wilayah administrasi desa Kebesani Kecamatan Detukeli. Lokasi ini menyatu dengan lokasi Hutan Wisata Kajundara yang kini tengah dibangun. Tujuannya agar keberadaan lokasi agroforestry ini mendukung keberadaan Hutan Wisata. Keduanya berada dalam satu kesatuan wilayah pengelolaan jasa lingkungan dan jasa wisata alam.

Rabu, 07 Juni 2017

Destinasi Ekowisata Kedua Setelah Danau Kelimutu (Membangun Hutan Wisata Kajundara : Bagian Keempat)

Pembangunan Hutan Wisata Kajundara merupakan upaya mengembangkan destinasi ekowisata alternatif selain danau Kelimutu. Obyek wisata ini ditargetkan sebagai destinasi ekowisata kedua di Kabupaten Ende setelah Danau Kelimutu. Sebagaimana kita ketahui, bahwa Kelimutu merupakan daya tarik utama pengembangan wisata di Kabupaten Ende. Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPARNAS) Tahun 2010-2025, Kementerian Pariwisata telah menetapkan Kelimutu-Ende dan Sekitarnya sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Di Indonesia seluruhnya terdapat 88 KSPN. Di Provinsi NTT terdapat dua KSPN yakni KSPN Komodo-Labuhan Bajo dan Sekitarnya, serta KSPN Kelimutu-Ende dan Sekitarnya.

Jumat, 12 Mei 2017

Potensi Ekowisata Puncak Gunung Lepembusu (Membangun Hutan Wisata Kajundara : Bagian Kedua )


Sebagaimana telah diuraikan pada bagian pertama (Potensi Ekowisata Hutan Alam dan Hutan Ampupu, Emas Hijau Yang Belum Dipoles....), bahwa tegakan hutan Ampupu di Kajundara desa Kebesani diapit oleh dua gunung yakni gunung Keli Ndati dan Keli Lepembusu (bahasa lokal : Keli = gunung). Mengapa disebut Lepembusu?. Lepe berarti Pandangan yang bebas (tinggi dan tanpa halangan), dan Mbusu berarti menjulang atau menonjol. Itulah penyebutan masyarakat lokal bagi gunung tertinggi di Flores ini, yang kira-kira bermakna demikian : Pemandangan yang bebas dapat kita nikmati ketika berada di puncak yang menjulang tinggi ini.

Membangun Hutan Wisata Kajundara (Bagian Pertama)

Potensi Ekowisata Hutan Alam dan Hutan Ampupu (Eucalyptus sp.), Emas Hijau Yang Belum Dipoles.... 


Sebagai sebuah institusi yang baru dibentuk, KPH Ende disibukan dengan berbagai aktivitas. Dimulai dari pembenahan administrasi umum, surat menyurat, keuangan, kepegawaian, dan juga perencanaan. Dengan personil yang terbatas (31 orang), KPH Ende mencoba eksis dengan segala tugas yang diembannya.

Di sisi perencanaan, tahap pertama yang dilakukan adalah menyusun Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) untuk selama 10 tahun (2017-2026). Setelah itu dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Pendek (RPHJp) untuk setiap tahun, sesuai Peraturan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) Nomor : P.7/PHPL/Set/3/2016, tentang Pedoman Penyusunan, Penilaian, Pengesahan dan Pelaporan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Pendek Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

wisdom for today..

wisdom for today..

Translate